Pada saluran distribusi terdapat berbagai macam gangguan hubung singkat
yaitu seperti gangguan hubung singkat antara phasa dan gangguan satu phasa ke
tanah. Salah satu gangguan yang sering terjadi pada saluran distribusi 13,8 kV gardu
induk 4B Minas yaitu hubung singkat satu phasa ke tanah. Sistem pengaman yang
berperan penting dalam mengisolasi gangguan tersebut yaitu Ground Fault Relay
(GFR). Nilai setting dari Ground Fault Relay (GFR) yang didapatkan dari data
existing gardu induk 4B Minas transformator TX1 yaitu untuk nilai pickup sebesar
4 A dengan time dial 6,9 detik, maka GFR akan berkerja selama 15,060 detik. Nilai
setting dari rele 50/51N yang merupakan proteksi utama adalah untuk nilai pickup
sebesar 1,2 A dengan time dial 2.8 detik, maka waktu kerjanya yaitu 0,920 detik. Maka Selective Time Interval (STI) antara Ground fault Relay (GFR) dengan rele
50/51N cukup jauh yaitu 14,14 detik lebih dari standar IEEE 242 – 2001 yaitu 0,2
sampai 0,5 detik. Dari waktu kerja tersebut apabila rele 50/51N sebagai rele utama
gagal memutuskan CB maka GFR sebagai rele cadangan akan mengalami
keterlambatan trip. Hasil yang didapatkan dengan perhitungan untuk setting GFR
yaitu nilai pickup sebesar 1,673 A dengan time dial 2.5, maka waktu kerjanya yaitu
1,156 detik, sedangkan hasil simulasi dengan ETAP 16.0.0 didapatkan waktu
kerjanya rele sebesar 1,155 adalah yang dimana Selective Time Interval (STI) antara
GFR dengan rele 50/51N adalah 0,235 detik.