Transmisi tenaga listrik Rengat - Pangkalan Kerinci yang memiliki jumlah tower
sebanyak 472 dengan panjang saluran 138km. Lokasi gangguan merupakan tugas
penting dalam analisis sistem tenaga karena jarak gangguan yang akurat akan
membantu mengisolir pasokan listrik dalam waktu sesingkat mungkin. Analisis titik
gangguan dengan metode bebasis fault locator double ended digunakan untuk
menentukan jarak lokasi gangguan pada transmisi Rengat - Pangkalan Kerinci
kemudian disimulasikan pada aplikasi transview. Dengan hasil percobaan simulasi
fault locator double ended pada aplikasi transview diperoleh lokasi gangguan pada
jarak 23,7 km, 22,0 km, 129,5 km, dan 8,6 km dengan prediksi tower di T.367, T.371,
T.12, dan T.429. Dan berdasarkan hasil investigasi diperoleh jarak gangguan yaitu
25,02 km, 24,3 km, 128,6 km dan 9,8 km dengan temuan di tower T.369, T.375, T.13,
dan T.427. Dari hasil ini maka dapat disimpulkan bahwa metode berbasis fault locator
double ended mampu menunjukkan jarak lokasi gangguan pada transmisi dengan
sesuai dan benar.