Kebutuhan daya listrik pada Masjid Agung Al-Munawwaroh Padang Lawas
mengandalkan suplai daya listrik dari PLN sebagai sumber daya listrik utama
dengan kapasitas sebesar 345 Kva dan suplai daya listrik cadangan dari Diesel
Generator Set berkapasitas sebesar 100 Kva. Penelitian ini dilakukan dengan
tujuan untuk menganalisis sisi pembangkit daya listrik, beban-beban terpasang,
menganalisis daya listik ketika penambahan bangunan gedung baru. Dari hasil
besar pemakaian total beban-beban pada Masjid Agung Al-Munawwaroh Padang
Lawas dimana sumber pembangkit dari PLN total daya terpasang sebesar 289,8
Kw. Pada bangunan gedung Masjid daya terpakai sebesar 85,431 Kw, bangunan
gedung Aula sebesar 73,656 Kw sisa daya sebesar 130,713 Kw atau 82,16 %.
Untuk suplai Disel Generator Set perkins 1 dan 2 terpasang 171 Kw, terpakai
161,6 Kw. Dalam perencanaan daya listrik bangunan gedung baru dimana
dibutuhkan total beban daya sebesar 104,110 Kw, oleh karena itu dari sisa suplai
PLN masih cukup untuk kebutuhan daya listrik ketika melakukan perencanaan
pembangunan tanpa penambahan daya dari pihak PLN. Dimana sisa daya beban
listrik setelah penambahan perencanaan gedung baru sebesar 26,603 Kw, atau
10,11 %.