Aspal Starbit PG70 sendiri merupakan aspal polimer elastomer yang sudah
diberikan bahan tambah additive sehingga kualitas aspal starbit lebih baik dari pada
aspal konvesional. Kelebihan aspal starbit PG 70 yaitu memiliki ketahanan yang
tinggi terhadap temperatur dan deformasi serta memiliki adhesi dan kohesi yang
baik. Dikarenakan kelebihan aspal starbit yang tahan terhadap deformasi sehingga
di cari nilai durabilitas. Adapun tujuan dari penelitian ini menghitung nilai
durabilitas serta mencoba menggunakan simulasi. Metode penelitian adalah studi
eksperimental di laboratorium dan simulasi metode backpropagation, rancangan
benda uji untuk menentukan nilai kadar aspal optimum dengan jumlah benda uji 33
sampel yang mana meliputi 18 sampe mencari kadar aspal optimum dan benda uji
durabilitas perendaman. Variasi pengujian durabilitas dengan waktu 30 menit, 24
jam, 48 jam, 72 jam, dan 96 jam. Hasil pengujian diperoleh kadar aspal optimum
sebesar 6,19% yang akan digunakan untuk pembuatan sampel untuk durabilitas.
Hasil pengujian menunjukkan nilai durabilitas memenuhi syarat dari Spesifikasi
Bina Marga 2018 revisi 2 sebesar > 90% dan memenuhi syarat keawetan serta dapat
diterapkan di lapangan. Setelah dilakukan pengujian maka dilakukan simulasi
metode backpropagation dengan nilai st abilitas. Hasil simulasi dengan metode
backpropagation diperoleh nilai durabilitas dengan nilai maksimum error sebesar
0,16% dan nilai terkecil sebesar error -0,0068%. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa metode backpropagation dinilai mampu memprediksi nilai durabilitas
dengan error untuk prediksi kurang dari 50%. Untuk memperoleh hasil yang lebih
maksimal pada penelitian selanjutnya, disarankan untuk mempergunakan input data
yang lebih banyak.