Lewati ke konten utama
THESIS

Repositori Institusi

Analisis Variasi Suhu Dan Waktu Perawatan Terhadap Kuat Tekan Beton Geopolimer

Peningkatan produksi semen berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga
diperlukan inovasi penggunaan bahan perekat beton salah satunya dengan
memanfaatkan limbah fly ash. Untuk dapat bereaksi membentuk ikatan polimer,
fly ash memerlukan penambahan larutan aktivator berupa sodium hidroksida
(NaOH) dan sodium silikat (Na2SiO3). Pada saat suhu dingin, proses hidrasi dan
kekuatan awal beton geopolimer akan mengalami kesulitan untuk dicapai secara
optimal. Sehingga dibutuhkan panas tambahan dengan suhu tinggi pada saat
perawatan untuk dapat meningkatkan kuat tekan beton geopolimer. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis suhu dan waktu perawatan terhadap kuat tekan
beton geopolimer. Metode penelitian yaitu studi eksperimental pada Laboratorium
dengan perbandingan agregat : binder sebesar 65%:35%, agregat kasar : agregat
halus sebesar 60%:40%, alkali : fly ash sebesar 38%:62%, NaOH : Na2SiO3
sebesar 1:2, superplasticizer 2%, dan molaritas aktivator 12 M. Variasi suhu dan
waktu perawatan yang digunakan yaitu pada suhu 60℃ dan 90℃ selama 6 jam,
12 jam dan 24 jam. Benda uji berbentuk silinder ukuran 200 × 100 mm sebanyak
18 sampel. Benda uji akan diuji kuat tekan setelah berumur 28 hari. Hasil
penelitian diperoleh nilai kuat tekan tertinggi berada pada variasi 90℃ selama 24
jam sebesar 17,92 MPa dan nilai kuat tekan terendah berada pada variasi 60℃
selama 6 jam sebesar 10,19 MPa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh
kesimpulan bahwa semakin meningkat suhu perawatan dan semakin lama waktu
perawatan dapat meningkatkan kuat tekan beton geopolimer. Untuk penelitian
selanjutnya disarankan untuk dapat memvariasikan suhu perawatan di atas 90℃,
waktu perawatan di atas 24 jam dan mengurangi jumlah air dalam campuran
beton.

Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Informasi Detail
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2024-01-31T17:29:41Z
Akses Artikel