Paving block geopolimer merupakan bahan bangunan yang memanfaatkan bahan
pozzolan berupa fly ash sebagai bahan utama. Untuk memperbaiki ketahanan atau
durabilitas paving block geopolimer dapat dilakukan dengan cara penambahan
superplasticizer. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan
superplasticizer terhadap kuat tekan paving block geopolimer. Metode penelitian
adalah studi eksperimental di laboratorium. Variasi penambahan superplasticizer
Masterglenium ACE®8595 yang digunakan adalah 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%
terhadap berat binder. molaritas alkali aktivator 12 M, perbandingan massa sodium
1 : 2, perbandingan agregat dan binder ditambah aktivator 65% : 35%, perbadingan
agregat kasar dan agregat halus 60% : 40%, dan perbandingan alkali : binder (fly
ash) sebesar 38% : 62%. Benda uji paving block berdimensi 20108 cm.
Pengujian dilakukan pada kuat tekan pada umur 28 hari setelah dilakukan
perawatan. Hasil pengujian XRF diperoleh fly ash PLTU Tenayan Raya termasuk
ke dalam kelas F. Dari hasil penelitian diperoleh hasil kuat tekan rata-rata tertinggi
terdapat pada variasi penambahan superplasticizer 2% sebesar 17,39 MPa dan nilai
kuat tekan rata-rata terendah pada variasi superplasticizer 0% sebesar 12,49 MPa.
Dari hasil analisis hubungan (r) didapat nilai hubungan sebesar 0,97 yang
menunjukkan terjadinya hubungan berbanding lurus yang sangat kuat antara variasi
penambahan superplasticizer dengan kuat tekan paving block. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa semakin meningkatnya persentase variasi penambahan
superplasticizer maka akan meningkatkan nilai kuat tekan paving block. Untuk
penelitian selanjutnya disarankan untuk memvariasikan jenis superplasticizer dan
melakukan metode perawatan yang berbeda.