Sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah menghubungkan sistem tenaga
listrik yang ada di Sumatera Barat, Jambi, Riau. Sistem interkoneksi ini bertujuan
untuk melayani kebutuhan listrik di seluruh wilayah Sumatera Bagian Tengah
dalam satu integritas sistem sehingga keterbatasan pasokan listrik pada regional
tertentu dapat teratasi melalui pengiriman daya dari regional yang memiliki
kelebihan daya Riau masih mendapat suplai daya yang di salurkan dari Sumatera
Barat Kurang Lebih 190 MW. Dengan kondisi sub sistem Riau saat ini maka
dibangun jaringan penghantar 275 kV Perawang-Payakumbuh sehingga dapat
meningkatkan transfer daya antara Sumatera Barat dan Riau. Dengan masuknya
jaringan 275 kV Perawang-Payakumbuh ke dalam sistem kelistrikan Riau maka
terjadi beberapa perubahan diantaranya tegangan lebih tinggi dari sebelumnya,
total daya yang masuk dengan daya aktif sebesar 268,4764 MW dan daya reaktif
sebesar 109,6914 MVAR. Masuknya jaringan 275 kV di Riau di harapkan dapat
menambah kehandalan pada sistem kelistrikan Riau.