Sistem proteksi saluran transmisi adalah suatu sistem yang bertugas
melindungi atau mengisolasi peralatan terhadap gangguan sementara dan permanen
yang terjadi pada penghantar. Rele line differential lebih cenderung digunakan pada
penghantar jarak pendek dengan alasan lebih efisien dalam mengamankan daerah
gangguan. Pengaplikasian rele line differential tidak memiliki kendala external
seperti source impedance ratio, swing pada sistem, serta rele line differential
memiliki kesensitifan yang tinggi serta mudah dalam penggunaannya. Rele line
differential adalah salah satu jenis proteksi utama pada penghantar yang bekerja
berdasarkan pengukuran perbedaan parameter arus. Rele line differential pada
saluran transmisi penghantar GI Tenayan - GI Riau dan GI Riau - GI Pasir Putih
sebagai penghantar transmisi baru dari pengantar transimisi Tenayan arah Pasir
Putih sebelumnya. Hasil Perhitungan setting rele line differential GI Tenayan - GI
Riau sebesar nilai Is1 1 A dengan batas slope 20% dan waktu kerja rele instant untuk
memberikan sensitifitas di wilayah kerja sehingga di setting kecil. Hasil
Perhitungan setting rele line differential GI Riau - GI Pasir Putih sebesar nilai Is1
0,2 A dengan batas slope 20% dan waktu kerja rele instant