Lewati ke konten utama
THESIS

Repositori Institusi

Perbandingan Dinding Penahan Tanah Kantilever Dan Batu Kali Pada Proyek Transmisi 500 Kv Sumatera Paket 2

PT. Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor pada Proyek Transmisi 500 KV
Sumatera Paket 2 sedang merencanakan dinding penahan tanah dengan tipe kantilever
pada titik tower PP.22. Pondasi yang telah dikerjakan oleh kontraktor dengan lebar
pondasi (B) 4,80 m dan kedalaman pondasi (Df) 2,15 m dengan klasifikasi pondasi
memenuhi Df/B  1 sehingga termasuk pada pondasi dangkal. Berdasarkan kondisi tanah
tersebut, maka dinding penahan tanah yang sesuai adalah tipe batu kali. Sehingga
diperlukan penelitian yang bertujuan untuk membandingkan stabilitas dan rencana
anggaran biaya antara dinding penahan tanah kantilever dan batu kali pada Proyek
Transmisi 500 KV Sumatera Paket 2. Penelitan ini menggunakan metode Rankine untuk
analisa perhitungan tekanan tanah lateral dan Terzagi untuk analisa perhitungan
kapasitang dukung tanah. Hasil dari nilai stabilitas dinding penahan tanah kantilever
diperoleh stabilitas terhadap guling sebesar 3,93 > 1,5, geser sebesar 9,51  1,5, dan faktor
daya dukung tanah sebesar 67,64 < 68,65. Sedangkan stabilitas dinding penahan tanah
batu kali diperoleh stabilitas terhadap guling sebesar 3,39 > 1,5, stabilitas terhadap geser
sebesar 3,94  1,5 dan faktor daya dukung tanah sebesar 51,75 < 68,65. Dinding penahan
tanah tipe kantilever dan batu kali memenuhi persyaratan keamanan stabilitas. Rencana
anggaran biaya dinding penahan tanah tipe kantilever sebesar Rp. 214.623.436,
sedangkan biaya tipe batu kali sebesar Rp. 86.393.410, terdapat selisih sebesar Rp.
128.230.026 dengan persentase sebesar 59,75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa dinding penahan tanah tipe batu kali sangat direkomendasi karena
memenuhi parameter stabilitas dan memiliki anggaran biaya lebih ekonomis
dibandingkan dengan tipe kantilever.

Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Informasi Detail
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2024-01-31T17:42:04Z
Akses Artikel