Buton granular asphalt merupakan pengolahan aspal alam yang berasal dari Pulau
Buton Sulawesi Utara. Buton granular asphalt digunakan sebagai bahan tambah
karena memiliki keunggulan yaitu kandungan aspal yang tinggi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui nilai indirect tensile strenght pada aspal modifikasi
dengan pemanfaatan buton granular asphalt tipe B 5/20. Metode yang dipergunakan
dalam pengujian indirect tensile strenght mengacu pada SNI 6753-2015. Penelitian
menggunakan 2 (dua) kondisi yaitu conditional dan unconditional, dengan variasi
penambahan buton granular asphalt tipe B 5/20 sebagai bahan tambah aspal
pertamina pen 60/70 sebesar 0%, 1%, 2%, dan 3% terhadap berat total campuran.
Hasil penelitian diperoleh nilai indirect tensile strenght tertinggi dengan
penambahan buton granular asphalt 3% baik pada kondisi conditional maupun
unconditional yaitu sebesar 1.046.315 kPa pada kondisi conditional dan sebesar
1.108.462 kPa pada kondisi unconditional. Hasil tensile strenght ratio juga
mengalami peningkatan seiring penambahan buton granular asphalt, yaitu dengan
nilai tertingggi pada penambahan buton granular asphalt 3% sebesar 94,39 % serta
seluruh hasil tensile strenght ratio memenuhi spesifikasi persyaratan pada
AASHTO T-283. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspal
modifikasi akan mengalami peningkatan nilai indirect tensile strenght seiring
dengan penambahan buton granular asphalt tipe B 5/20.