Latar belakang dari penelitian ini yaitu adanya pandemi Covid-19 yang telah
melanda khususnya negara Indonesia dalam kurun waktu 2020-2022. Fenomena
ini menyebabkan berbagai macam problematika dalam segala aspek kehidupan.
Sosial-ekonomi menjadi sorotan utama yang patut untuk dibahas karena belum
menemukan titik terang dalam penanganannya. Berbagai kebijakan dalam bentuk
perlindungan sosial kepada masyarakat yang sampai saat ini masih terus berjalan.
Akan tetapi dalam implementasi pendistribusian di daerah masih belum efektif
dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa
dinamika permasalahan pada implementasi kebijakan pendistribusian bantuan
sosial dan bagaimana bentuk kolaborasi antar aktor di daerah dalam hal
pendistribusian bantuan sosial Covid-19 di kota Pekanbaru. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan melihat
dan menganalisa fenomena yang ada pada permasalahan pendistribusian bantuan
sosial, kemudian mencari jawaban dari permasalahan tersebut dan diuraikan
secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam
pendistribusian bantuan sosial terletak pada tidak efektifnya pengawasan
kolaboratif berjenjang dari pemerintah terhadap pendataan dan pendistribusian,
minimnya sosialisasi, serta permasalahan system penyaluran (delivery system).