Aren merupakan salah satu pohon yang habitatnya berada di kawasan
tropis dan termasuk aset tetap yang dapat dipelihara sebab tidak terbatas. Biasanya
secara keseluruhan tanaman aren bisa dipergunakan masyarakat, karena hampir
sebagian besar pada tanaman aren dapat diolah dan dibentuk menjadi produk yang
memiliki nilai ekonomis, seperti batang yang diolah menjadi berbagai peralatan
dan tepung, ijuk yang diolah menjadi atap rumah, dan juga pada bagian hasil
produksinya seperti nira yang diolah menjadi Gula. Pemahaman dan pemanfaatan
masyarakat mengenai aren yang masih terbatas menyebabkan tanaman aren ini
tidak begitu berkembang secara luas. Masalah utama yang dihadapi dalam
budidaya aren adalah bagian pembibitan. Untuk mendapatkan bibit yang bagus
pemeliharaan harus ditingkatkan, baik berupa penyiraman, pengembangan media
tanam, dan yang terpenting adalah pemupukan. Pemberian pupuk terhadap suatu
tanaman sangat penting dilakukan karna kandungan suplemen atau unsur hara
yang ada dalam tanah tidak sama dan berbeda-beda yang disebabkan oleh aliran
air permukaan (run off). Pupuk yang diaplikasikan pada tanaman aren adalah
pupuk kascing. Pupuk kascing merupakan salah satu pupuk yang sangat bagus dan
memiliki peran yang begitu penting pada kemajuan kesuburan tanah dan
mengembangkan struktur tanah lebih lanjut, pupuk kascing juga bagus dalam
menstabilkan pH tanah, memberi suplemen pada tanaman dan membantu dalam
memperbaiki daya simpan air pada tanah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk
menganalisis pengaruh pemberian dosis pupuk organik kascing yang optimal
terhadap pertumbuhan bibit aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr).
Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Juni tahun 2021.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan satu
faktor yaitu Pupuk Organik Kascing sebanyak lima taraf dosis : Tanpa Pupuk, 25
g/polybag, 50 g/polybag, 75 g/polybag dan 100 g/polybag. Parameter yang
diamati adalah persen hidup, tinggi, panjang akar dan diameter batang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen hidup bibit aren adalah 100%
dapat diartikan bahwa pemberian pupuk organik kascing maupun yang kontrol
pada seluruh perlakuan yang dicobakan memberikan efek positif terhadap persen
hidup dari bibit aren. Sedangkan respon dari pertambahan tinggi, panjang akar dan
diameter berpengaruh nyata terhadap pemberian Pupuk Organik Kascing. Respon
bibit aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr) terhadap pemberian dosis Pupuk
Organik Kascing pada parameter pengukuran tinggi berpengaruh nyata dengan
pertambahan tinggi sebesar 7,28 cm pada perlakuan 100 g/polybag. Respon
panjang akar juga berpengaruh nyata terhadap pemberian Pupuk Organik Kascing
dengan panjang akar 9,85 cm pada perlakuan 100 g/polybag. Respon pertambahan
diameter batang juga berpengaruh nyata terhadap pemberian Pupuk Organik
Kascing dengan pertambahan diameter 0,5299 cm pada perlakuan 100 g/polybag.