Lewati ke konten utama
THESIS

Repositori Institusi

Pengelolaan Lingkungan Hidup Pariwisata Air Terjun Lubuok Nginio Di Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar

Wisata alam Air Terjun Lubuok Nginio merupakan salah satu wisata alam.
Air terjun Lubuok Nginio terletak pada Desa Merangin, Kecamatan Kuok,
Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Objek wisata merupakan tempat yang menjadi
daerah tujuan wisatawan untuk berkunjung karena memiliki sumber daya, baik
sumber daya alami ataupun buatan manusia. Pengelolaan lingkungan hidup
kawasan wisata alam merupakan faktor penting, dimana kondisi kawasan wisata
alam harus lestari sehingga pemanfaatanya bisa dilakukan secara berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pola pengelolaan lingkungan
yang dilakukan pengelola wisata Air Terjun Lubuok Nginio, Menganalisis
pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan sesuai dengan Standar Nasional
Indonesia (SNI) 8013:2014 tentang Pengelolaan Pariwisata Alam dan
Menganalisis perilaku para pengunjung wisata Air Terjun Lubuok Nginio dalam
mendukung pengelolaan lingkungan yang lestari. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Wawancara sistematik yang dibantu alat kuesioner dengan
menggunakan Analisis Data Deskriptif dan Analisis Deskriptif Komparatif.
Berdasarkan hasil penelitian, dalam Pola Pengelolaan Lingkungan Hidup
Air Terjun Lubuok Nginio terdapat enam orang tim pengelola yang bertugas
melaksanakan, memantau dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang terdapat pada
wisata Air Terjun Lubuok Nginio. Beberapa indikator yang dilakukan Komparasi
Pengelolaan Lingkungan Hidup Air Terjun Lubuok Nginio dengan Standar
Nasional Indonesia (SNI) 8013:2014 tentang Pengelolaan Pariwisata Alam adalah
Terpeliharanya Lanskap (Bentang alam) alami, Keberadaan spesies
endemik/langka/dilindungi, Objek Daya Tarik Wisata (ODTW), Vandalisme atau
Respon pada tindakan negative terhadap lingkungan, Keterbukaan Aksesibilitas
dan Pelayanan Prima. pada terpeliharanya lanskap alami belum terlaksana dengan
baik akibat kurangnya personil pengelola dan kurangnya kesadaran masyarakat
akan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup. Keberadaan spesies endemic
dilakukan dengan menjamin bahwa aksesibilitas, sarana dan prasarana tidak
mengganggu dan merusak flora dan fauna serta habitatnya. Pada Objek Daya
Tarik Wisata Utama pengelolaan yang dilakukan masih belum maksimal karena
kurangnya personil pengelola dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup
terutama masalah sampah plastik di areal wisata. Vandalisme atau respon pada
tindakan negative terhadap lingkungan menjadi perhatian utama bagi pengelola
terutama masalah sampah dan merusak flora yang berada disekitar wisata, tiap
pengunjung selalu diingatkan agar tidak melakukan apapun bentuk vandalisme di kawasan wisata. Aksesibilitas yang disediakan oleh pengelola seperti jalan
setapak dan jembatan kecil sangat sederhana karena kurangnya personil
pengelola, namun aksesibilitas yang sederhana tersebut dinilai cukup oleh
pengunjung untuk dapat mencapai lokasi wisata Air Terjun Lubuok Nginio. Pada
pelayanan prima pengelola berfokus pada penyediaan fasilitas, sarana dan
prasarana seperti areal parkir, warung/kantin, tempat sampah, shelter/pondok,
toilet, mushola, jalan setapak dan jembatan. Pembangunan fasilitas, sarana dan
prasarana yang dilakukan oleh tim pengelola dilakukan dengan optimal meskipun
sederhana namun dapat digunakan dengan baik oleh pengunjung Air Terjun
Lubuok Nginio.
Perilaku pengunjung wisata Air Terjun Lubuok Nginio dalam mendukung
pengelolaan lingkungan yang lestari masih menunjukkan sikap atau respon yang
jauh dari menjaga kelestarian lingkungan hidup. Beberapa pelaku masih acuh
dalam menjaga kebersihan. Beberapa pengunjung juga masih menggunakan
shampoo dan sabun yang mengandung deterjen yang dapat merusak kualitas air.
Pola pengelolaan Air Terjun Lubuok Nginio dilaksanakan oleh tim
pengelola yang berfungsi melaksanakan, memantau dan mengevaluasi kegiatan
yang berdampak terhadap kelestarian kawasan Air Terjun Lubuok Nginio.
Persepsi masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang lestari
yaitu dibutuhkan kesadaran masyarakat maupun pengunjung dan ketegasan
pengelola dalam menjaga kelestarian Air Terjun Lubuok Nginio. Perilaku yang
ditunjukkan masyararakat maupun masih jauh dari sikap menjaga kelestarian
wisata dan dibutuhkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya menjaga
kelestarian Air Terjun Lubuok Nginio.

Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Informasi Detail
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2024-03-30T02:50:41Z
Subjek / Keywords
Akses Artikel