Rangkong merupakan kelompok burung yang mudah dikenali. Salah satu
kawasan yang teridentifikasi sebagai habitat burung Rangkong di Sumatera adalah
di KPH Kota Nopan. Hutan alami yang ada di KPH Kota Nopan menjadi salah
satu habitat penting bagi keberadaan burung Rangkong. Akan tetapi, dengan
meningkatnya pembukaan hutan menjadi perkebunan dan pertanian,
mengakibatkan semakin berkurangnya habitat bagi satwa terutama burung
Rangkong. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung populasi dan kepadatan
burung Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) di KPH Kota Nopan Kecamatan
Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatra Utara.
Penelitian ini menunjukkan bahwa KPH Kota Nopan terdapat satu
spesies Rangkong yaitu Rangkong Badak (Buceros rhinoceros). Jumlah individu
Rangkong Badak yang dijumpai pada lokasi penelitian terdapat 14 ekor. Analisis
penyebaran burung berdasarkan frekuensi jenis dan frekuensi relatif. Pada
frekuensi relatif untuk jenis Rangkong tersebut juga relatif sama 10%. Data indeks
nilai penting burung Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) pada lokasi penelitian
dengan luas area pengamatan 15 Ha dengan total jumlah individunya sebanyak 14
individu. Total kepadatan jenis individu burung tersebut sebesar 0,001 individu/ha
dengan total kerapatan relatif individu sebesar 100%.
Spesies yang didapat dalam pengamatan dilapangan pada penelitian
tersebut sesuai dengan pola penyebaran Burung Rangkong (Famili Bucerotidae)
merupakan Burung Rangkong Badak (Buceros rhinoceros), dengan total jumlah
populasi sebesar 14 individu. Kepadatan spesies Burung Rangkong Badak
(Buceros rhinoceros) sangat kecil yang ditemukan pada setiap lokasi pengamatan,
hal ini terjadi dikarenakan tingkat keteersedian bahan pakan kecil. Jumlah
individu burung Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) yang paling banyak
terdapat pada titik pengamatan 1, 7, 8 dan 9, dengan jumlah 2 individu, dengan
kepadatan populasi yaitu 1,3 individu/ha. Kepadatan populasi yang paling rendah
terdapat pada titik pengamatan 2, 3, 4, 5, 6 dan 9 yaitu 0,7 individu/ha. Jumlah
individu dan kepadatan populasi burung Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) di
KPH Kota Nopan sangat dipengaruhi oleh kondisi habitat di KPH tersebut. Titik
pengamatan memiliki vegetasi yang didominasi oleh famili Ficus sp dan tidak
banyak terdapat vegetasi hutan yang menghasilkan buah sebagai pakan burung
Rangkong Badak (Buceros rhinoceros).