Sripsi yang berjudul Kearifan Lokal Tradisi Pengobatan Tetogu Boso
Desa Rantau Panjang Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak Sri Indrapura
ini membahas tentang nilai kearifan lokal yang terdapat dalam tradisi
pengobatan tetogu boso. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
nilai-nilai kearifan lokal serta mengetahui tata cara pengobatan tetogu boso
dengan menggunakan teori kearifan lokal, Haryanto. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisa data menggunakan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh di
lapangan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Rantau Panjang masih
memilih pengobatan tradisional tetogu boso, dan penulis menemukan
delapan nilai kearifan lokal yang terdapat dalam pengobatan tetogu boso,
diantaranya adalah kerja keras, kesehatan, pelestarian dan kreatifitas
budaya, peduli lingkungan, sopan santun, kejujuran, kesetiakawanan sosial,
dan pikiran positif.