Indonesia memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan
dikenal sebagai negara tropis. Indonesia juga merupakan salah satu pusat
keanekaragaman hayati di dunia, sehingga Indonesia disebut sebagai negara megabiodiversity. Serangga adalah salah satu bagian dari keanekaragaman hayati yang
harus dijaga kelestariannya dari kepunahan maupun penurunan keanekaragaman
jenisnya. Peranan serangga sangat penting bagi ekosistem, peranan tersebut dapat
menguntungkan atau merugikan. Permasalahan pada Hutan Tanaman Industri
adalah produktivitasnya yang masih rendah diantaranya adalah akibat serangan
serangga hama. Dalam upaya untuk mewujudkan pembangunan hutan tanaman
industri yang berproduktivitas tinggi diperlukan tegakan yang sehat dan baik
sehingga pengamatan dan pengumpulan data tentang serangga di hutan tanaman
industri sangat di perlukan
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indeks keanekaragaman dan
mengidentifikasi jenis serangga di hutan tanaman industri Eucalyptus pellita di PT.
Perawang Sukses Perkasa Industri Riau berdasarkan kelompok umur tanaman.
Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan perbedaan tiga
tingkat umur tegakan. Pengambilan sampel dilakukan tiga kali pengulangan dengan
selang waktu dua minggu untuk setiap pengambilan. Pengambilan sampel serangga
menggunakan tiga jenis perangkap, yakni Yellow pan trap, Pitfall trap, dan Light
trap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks keanekaragaman serangga
(H’) pada tanaman Eucalyptus pellita umur 1 (satu) tahun yaitu 2,545 dengan
kriteria keanekaragaman sedang, indeks dominansi yaitu 0,143 dengan kriteria
rendah, indeks kemerataan yaitu 0,690 dengan kriteria tinggi. Indeks
keanekaragaman serangga (H’) pada tanaman Eucalyptus pellita umur 2 (dua)
tahun yaitu 2,153 dengan kriteria keanekaragaman sedang, indeks dominansi yaitu
0,191 dengan kriteria rendah, indeks kemerataan yaitu 0,610 dengan kriteria tinggi.
Indeks keanekaragaman serangga (H’) pada tanaman Eucalyptus pellita umur 3
(tiga) tahun yaitu 1,499 dengan kriteria keanekaragaman sedang, indeks dominansi
yaitu 0,357 dengan kriteria rendah, indeks kemerataan yaitu 0,406 dengan kriteria
sedang. Serangga yang ditemukan pada tanaman umur 1 (satu) tahun berjumlah 714
individu yang terdiri dari 38 jenis, 26 family, dan 11 ordo. Ordo terdiri dari Araneae,
Blattodea, Coleoptera, Dermaptera, Diptera, Hemiptera, Hymenoptera,
Lepidoptera, Mantodae, Orthoptera, dan Trichoptera. Serangga yang ditemukan
pada tanaman umur 2 (dua) tahun berjumlah 1534 individu yang terdiri dari 33
jenis, 25 family, dan 9 ordo. Ordo terdiri dari Araneae, Blattodea, Coleoptera,
Diptera, Hemiptera, Hymenoptera, Lepidoptera, Mantodae, dan Orthoptera.
Serangga yang ditemukan pada tanaman umur 3 (tiga) tahun berjumlah 2445
individu yang terdiri dari 38 jenis, 27 family, dan 9 ordo. Ordo terdiri dari Araneae,
Blattodea, Coleoptera, Diptera, Hemiptera, Hymenoptera, Lepidoptera, Mantodae,
dan Orthoptera.