Saat ini pengurangan bahan bakar fosil semakin menipis, sehingga diperlukan
bahan bakar alternatif untuk menghemat persediaan bahan bakar. Bahan bakar
alternatif yang diperlukan sebagai pengganti minyak terbarukan, ramah
lingkungan dan ekonomis. Tujuan Mendesain dan menganalisis mesin pencetak
briket berbasis Programable Logic Controller (PLC) dengan sistem pemotongan
pneumatik dan sistem monitoring menggunakan Human Machine Interface (HMI)
untuk menganalisis konsumsi energi hingga menghasilkan Briket arang. Tujuan
penelitian ini agar mempermudah manusia dalam memonitoring dan mengontrol
mesin pencetak briket dan mempermudah pengguna menganalisis konsumsi
energi listrik yang dihasilkan pada mesin pencetak briket berbasis PLC
pneumatik. Hasil dari penelitian mendesain dan menganalisis mesin pencetak
briket berbasis Programable Logic Controller (PLC) dengan sistem pemotongan
pneumatik dan sistem monitoring menggunakan Human Machine Interface
(HMI). Konsumsi energi dengan bahan briket yang digunakan sebanyak 1 kg, 1,5
kg dan 2 kg frekuensi 2 Hz yang membutuhkan daya listrik yang mengalir sebesar
108,18744 W, 107,28808 W dan 96,31058 W maka konsumsi energi yang
dihasilkan mesin pencetak briket sebesar 6,43114 Wh, 9,53672 Wh, 12,09233
Wh. Frekuensi 3 Hz membutuhkan daya listrik yang mengalir sebesar 113,05447
W, 113,29915 W dan 112,66529 W maka konsumsi energi yang dihasilkan mesin
pencetak briket sebesar 5,65272 Wh, 8,18272 Wh, dan 11,89247 Wh. Sedangkan
untuk membuat briket berbentuk kubus dengan 6 sisi yang sama berukuran 2 cm.
frekuensi 3,5 Hz menghasilkan daya listrik sebesar 134,99039 W, 138,26151 W
dan 129,1554 W maka konsumsi energi yang dibutuhkan mesin pencetak briket
sebesar 5,62459 Wh, 7,48917 Wh, dan 11,48048 Wh.