Dalam era teknologi informasi, penggunaan database untuk data besar semakin umum. Namun, data sering diabaikan dan dihapus, padahal bisa memberikan nilai. Data mining digunakan untuk menggali pengetahuan dari data besar. Penelitian ini membandingkan algoritma C4.5 dan Naïve Bayes untuk memprediksi kelulusan mahasiswa. Hasilnya, C4.5 memiliki akurasi 86,7%, sedangkan Naïve Bayes 76%. Ini menunjukkan C4.5 lebih baik dalam memprediksi kelulusan. Hasil ini relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Lancang Kuning.