Penelitian ini menginvestigasi masalah kerusakan dan kehilangan koleksi di Perpustakaan SD
Negeri 18 Pekanbaru serta dampaknya terhadap pemustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengeksplorasi penyebab kerusakan bahan pustaka, menganalisis tingkat kerusakan yang terjadi
setiap tahun, dan mengevaluasi efektivitas tindakan pencegahan yang telah diterapkan. Metode
yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari
pustakawan dan analisis statistik terkait jumlah kerusakan dan kehilangan koleksi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengembalian buku terlambat dan kehilangan adalah penyebab utama
kerusakan bahan pustaka. Pustakawan telah menerapkan sanksi bagi pemustaka yang melanggar
aturan serta melakukan upaya perbaikan bahan pustaka yang rusak. Kesimpulan dari penelitian ini
menekankan pentingnya implementasi kebijakan yang jelas dalam pengelolaan bahan pustaka
untuk meningkatkan pemeliharaan koleksi perpustakaan dan memastikan ketersediaan bahan
pustaka yang optimal bagi pengunjung