Teknologi Optical Character Recognition (OCR) mengubah teks dari gambar
menjadi teks yang dapat diedit, namun bahasa Melayu memiliki ciri khas unik yang
membutuhkan pendekatan khusus. Penelitian ini menerapkan metode Learning Vector
Quantization (LVQ) untuk mengenali teks dalam sastra Melayu. LVQ dipilih karena
kemampuannya mempelajari pola kompleks dalam data. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa metode LVQ meningkatkan akurasi dan efisiensi pengenalan teks sastra Melayu,
dengan tingkat keberhasilan mencapai 95%. Penelitian ini berkontribusi pada
pengembangan teknologi pengenalan teks untuk bahasa Melayu, sehingga meningkatkan
aksesibilitas dan pelestarian teks-teks sastra Melayu yang telah didigitalisasi