Motor induksi tiga phasa adalah jenis motor listrik yang paling umum
digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk penggerak dalam hot press
dryer. Produksi plywood ini memerlukan proses pengepresan pengeringan core
dengan menggunakan mesin hot press dryer dengan pengerakan motor tiga phasa.
Pada hot press dryer kapasitas 8 tingkat tersebut akan terjadi perubahan
pembebanan tekanan pada saat melakukan pengepresan yang mengakibatkan
kinerja motor dari elektro motor terganggu. Fungsi dari hot press dryer adalah
untuk pengeringan bahan kayu. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi tiga
phasa di PT. Asia Forestama Raya untuk mengetahui kinerja motor terhadap
pengaruh tekanan hot press dryer. Dari hasil tugas akhir ini diperoleh bahwa ketika
tekanan paling rendah yaitu 30 Bar maka Daya Masuk adalah 7088,496 Watt, Arus
Stator 17,261 Amper, Arus Rotor 11,614 Amper, Putaran Motor 1446 rpm, Slip
3,6, Torka Induksi 40,335 N.m, Torka Beban 38,829 N.m dengan Efficiency 82,9
%. Sedangkan untuk tekanan yang paling tinggi yaitu 100 Bar maka Daya Masuk
adalah 9493,464 Watt, Arus Stator 19,726 Amper, Arus Rotor 15,791 Amper,
Putaran Motor 1425 Rpm, Slip 5, Torka Induksi 54,180 N.m, Torka Beban 54,180
N.m dengan Efficiency 80,6 %.