Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman legum dan tanaman
semusim yang banyak mengandung protein sehingga banyak dimanfaatkan oleh
masyarakat Indonesia, misalnya sebagai bahan baku industri makanan dan
minuman. Namun produksi kacang hijau di Riau masih rendah, karena disebabkan
oleh jenis tanah PMK yang memiliki kandungan nutrisi dan unsur hara yang rendah.
Untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah PMK dapat diberikan bahan
organik salah satunya adalah pupuk kompos dan dapat dikombinasikan dengan
NPK 16:16:16 sebagai penyediaan unsur hara bagi tanaman. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan intraksi dari kombinasi
pupuk kompos dan NPK 16:16:16 yang memberikan respon terbaik terhadap
pertumbuhan dan produksi kacang hijau (Vigna radiata L.).
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km. 8 Kecamatan Rumbai,
Pekanbaru. Jenis tanah Podsolik Merah Kuning (PMK), topografi datar dan
ketinggian tempat 16 m dpl. Penelitian ini telah dilakukan selama 3 bulan, dimulai
dari bulan Juni sampai Agustus 2023.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor K (Pupuk
Kompos) yang terdiri dari 3 taraf dan faktor N (NPK) yang terdiri dari 3 taraf,
masing-masing terdiri dari 3 ulangan. Jumlah satuan percobaan adalah 27 petak
yang masing-masing terdiri dari 9 tanaman dan 3 tanaman sampel, sehingga total
tanaman adalah 27 × 9 = 243 tanaman.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah di laksanakan bahwa pemberian
interaksi pupuk kompos dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata pada semua
parameter yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang produktif , berat polong kering per
tanaman, berat biji per tanaman, panjang polong, jumlah bintil akar, dan berat 100
biji kering dengan pemberian dosis pupuk kompos 1,2 kg/plot dan NPK 16:16:16
30 g/plot (K2N2).