Terung (Solanum melongena L) Var Ratih Hijau-1 adalah jenis sayuran yang
sangat popular dan disukai oleh banyak orang karna rasanya yang khas, kususunya
dijadikan berbagai bahan sayuran atau lalapan selain itu terung juga mengandung gizi
yang cukup tinggi terutama kandungannya, vitamin A dan fosfor. Komoditas terung ini
cukup potensial untuk dikembangkan sebagai penyumbang terhadap keanekaragaman
bahan sayuran bergizi bagi penduduk.
Upaya peningkatan produktifitas tanaman sayuran pada tanah PMK menjadi
lahan pertanian harus dilakukan pembenahan, salah satu upaya yaitu dengan
pemupukan baik organic maupun anorganik. POC limbah kulit nenas mengandung
unsur hara makro dan mikro seperti Phosphat (23,63 ppm), Kalium (08,25 ppm),
Nitrogen (01,27 %), Calsium (27,55 ppm), Magnesium (137,25 ppm), Natrium (79,52
ppm), Besi (01,27 ppm), Mangan (28,75 ppm), Tembaga (00,17 ppm), Seng (00,53
ppm) dan Organik karbon (03,10 %).
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan
untuk mendapatkan konsentrasi yang baik akibat pemberian Pupuk Organik Cair
(POC) limbah kulit nenas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung
(Solanum melongena L) Var Ratih Hijau-1
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial, lima perlakuan dan 4 ulangan. Adapun
perlakuan yang diuji sebagai berikut; P0 = Tanpa pemberian, P1 = 100 cc/l air, P2 =
200 cc/l air, P3 = 300 cc/l air dan P4 = 400 cc/l air. Parameter yang diamati adalah
tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah, berat buah pertanaman dan
bobot perbuah. Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC limbah kulit nenas
berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan dan perlakuan terbaik
didapat pada 400 cc/l air.