Pendidikan memainkan peran penting dalam mengembangkan pemahaman individu
terhadap lingkungannya serta menentukan jalur karier di masa depan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengembangkan model prediksi pilihan bidang keilmuan siswa kelas
12 di SMAN 10 Pekanbaru menggunakan kuesioner dengan menerapkan metode
KNN (K-Nearest Neighbors) dan Naive Bayes. Dengan fokus pada 103 siswa,
penelitian ini mengevaluasi perbandingan kinerja antara kedua metode dalam
memprediksi preferensi bidang keilmuan siswa, serta faktor-faktor yang
mempengaruhi keakuratan prediksi. Evaluasi performa menunjukkan bahwa model
Naive Bayes unggul dengan akurasi yang lebih tinggi, sehingga disarankan untuk
implementasi sistem pemilihan peminatan siswa. Hasil pengujian menunjukkan
akurasi K-NN sebesar 88% dan Naïve Bayes sebesar 92%, menegaskan kehandalan
Naive Bayes dalam memprediksi preferensi bidang keilmuan siswa. Penelitian ini
memberikan kontribusi dalam pengembangan metodologi prediksi yang lebih baik
dalam konteks pendidikan, dengan harapan memberikan panduan yang lebih baik
kepada siswa dalam mengenali potensi dan minat mereka.