Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya lingkungan, kinerja
lingkungan dan penerapan GCG terhadap kineerja keuangan. Studi ini
menggunakan dari data 64 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2022. Metode penelitian ini
menggunakan data sekunder dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive
sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan
menggunakan analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis
menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian ini menunjukkan biaya lingkungan
berpengaruh terhadap kinerja keuangan, kinerja lingkungan berpengaruh terhadap
kinerja keuangan, dewan komisaris indenpenden tidak berpengaruh terhadap
kinerja keuangan, kepemilikan saham institusional dan komite audit berpengaruh
terhadap kinerja keuangan.