Penelitian kualitatif ini membahas tentang hiperrealitas dan simulasi dalam film
Avatar: The Way of Water. Untuk teori utamanya, penelitian ini hanya
menggunakan teori hiperrealitas Baudrillard yang juga terdiri dari simulacrum.
Data dalam penelitian ini berupa dialog, adegan, dan gambar dari film Avatar:
The Way of Water yang menggambarkan hiperrealitas dan simulasi. Dalam
memperoleh data, penelitian ini menggunakan observasi dengan cara menonton
adegan dan dialog yang berkaitan dengan hiperrealitas, simulasi, dan membuat
dokumentasi dengan menyimpan dialog dan adegan dari film. Data dalam
penelitian ini dianalisis secara berulang dengan teknik interaktif yang terdiri dari
tiga langkah: reduksi data untuk memilih data yang representatif, display data
untuk membuat tabel, dan kesimpulan data untuk menyimpulkan analisis data.
Penelitian ini menunjukkan bagaimana hiperrealitas dan simulasi dapat dilihat
dalam film dengan menggunakan teknologi tinggi untuk menciptakan fenomena
yang tidak wajar, menggantikan realitas dengan representasinya, tindakan meniru
untuk menipu seperti penampilan palsu, tiruan sesuatu, atau sesuatu yang serupa.