Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan,
bagian yang dimanfaatkan, cara penggunaan pengobatan tradisional dan makna
yang terkandung pada pengobatan tradisional suku Melayu Desa Bagan Punak
Pesisir dengan cara mendokumentasikan pengetahuan etnobotani pada pengobatan
tradisional suku Melayu di Desa Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko,
Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode survei dengan teknik wawancara dan observasi. Data yang dikumpulkan
meliputi jenis tumbuhan obat yang digunakan, bagian tumbuhan yang digunakan
dan manfaat obatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis
tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat suku Melayu di Desa Bagan Punak
Pesisir. Tumbuhan obat tersebut berasal dari berbagai suku tumbuhan, dengan suku
Zingiberaceae, Piperaceae, Acoraceae, Arecaceae dan Rubiaceae. Bagian
tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah rimpang (57.14%), diikuti dengan
daun (14.28%), getah (14.28%), dan buah (14.28%). Penyakit yang diobati dengan
tumbuhan obat adalah penyakit demam, sakit kepala dan mengembalikan semangat.
Pengetahuan etnobotani pada pengobatan tradisional suku Melayu di Desa Bagan
Punak Pesisir merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan.