Sistem transportasi makro terdiri dari sub sistem aktivitas (demand), pergerakan
(supply) dan jaringan (flow) yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi antara
sub sistem satu dengan yang lainnya. Sistem transportasi perkotaan merupakan bagian
integral dari sistem transportasi makro, dimana antara sub-sub sistem saling
berpengaruh, sehingga jika terjadi perubahan pada komponen sistem yang satu akan
berpengaruh terhadap komponen yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk
menghitung indeks tingkat pelayanan jalan Pasir Putih dengan menggunakan data
jumlah penduduk, volume lalu lintas, geometrik jalan, kapasitas ruas jalan, jenis
hambatan samping dan waktu tempuh kendaraan. Data yang didapat dianalisis sehingga
diketahui derajat kejenuhan dan kecepatan arus bebas pada lokasi jalan tersebut yang
pada akhirnya akan dapat dilihat indeks tingkat layanan jalan. Dari hasil penelitian
tingkat layanan Jalan Pasir Putih kondisi jalan dua arah, nilai kecepatan rata-rata 15
Mph dapat dikategorikan dalam tingkat pelayanan C, stable flow yaitu delai, tapi masih
layak diterima. Tingkat layanan C kondisi kecepatan perjalanan dan kebebasan bergerak
sudah dipengaruhi oleh besarnya volume lalu lintas sehingga pengemudi tidak dapat
memilih kecepatan yang diinginkan.
Kata Kunci : Karakteristik, Indeks tingkat pelayanan