Sektor transportasi dan logistik di Indonesia memainkan peran vital dalam mendukung distribusi dan konektivitas nasional, namun di tengah pertumbuhan signifikan, sektor ini juga menghadapi tekanan terhadap efisiensi operasional dan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan dan beban operasional terhadap laba bersih pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan beban operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, keduanya berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan. Temuan ini memperkuat teori perusahaan (theory of the firm) yang menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan dan efisiensi biaya dalam memaksimalkan laba. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan strategi peningkatan pendapatan dan mengelola beban operasional secara efisien guna mempertahankan kinerja keuangan yang sehat di tengah tantangan industri yang dinamis.