Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Bank Pan
Indonesia Tbk dalam menilai tingkat kesehatan bank menggunakan metode RGEC
yang meliputi Risk Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan
Capital. Objek dalam penelitian ini adalah PT. Bank Pan Indonesia Tbk, yang
dianalisis berdasarkan laporan keuangan tahunan dan laporan pelaksanaan GCG
periode tahun 2020 hingga 2024.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif
dengan teknik analisis rasio keuangan. Rasio yang digunakan dalam penelitian ini
meliputi Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR),
Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Biaya Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR), serta
evaluasi nilai GCG berdasarkan laporan semesteran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Panin secara umum berada
dalam kondisi yang sehat. Hal ini ditunjukkan oleh NPF, ROA, BOPO, dan CAR
yang berada pada kategori sangat sehat, GCG dalam kategori baik, ROE cukup
sehat, sedangkan FDR dalam kategori kurang sehat. Nilai peringkat komposit
berkisar antara 43,33% hingga 46,67%, yang berarti berada pada peringkat 2
(Sehat). Dengan demikian, bank perlu mempertahankan rasio-rasio yang telah baik
dan meningkatkan kinerja pada aspek yang masih lemah, terutama dalam hal
likuiditas dan efektivitas penggunaan modal.