Tanggung jawab rantai pasokan berkelanjutan atau yang disebut dengan istilah
SSCR (Sustainable Supply Chain Responsibility) merupakan tindakan perusahaan
dalam mengelola seluruh proses rantai pasok dengan mempertimbangkan
keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan . Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh komposisi gender dan independensi dewan
terhadap tanggung jawab rantai pasokan berkelanjutan dan dualitas CEO menjadi
variabel moderasi. Populasi pada penelitian ini sebanyak 170 perusahaan, yaitu
seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
tahun 2020-2023, dan hanya 106 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel
penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Structural Equation
Modeling (SEM) memakai software WarpPLS versi 7.0. Hasil penelitian
menunjukkan komposisi gender maupun independensi dewan berpengaruh positif
dan signifikan tanggung jawab rantai pasokan berkelanjutan, dualitas CEO dapat
memoderasi hubungan tersebut.