Kacang hijau (Vigna radiata L.) adalah salah satu bahan pangan yang
sering digunakan oleh masyarakat selain beras. Tanaman kacang hijau memiliki
banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Namun budidaya kacang hijau di
Riau masih rendah sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Permasalahan ini salah satunya dikarenakan tanah yang terdapat di daerah Riau
yaitu tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang memiliki tingkat kesuburan
tanah yang rendah. Maka dari itu untuk meningkatkan kesuburan tanah dapat
menggunakan kombinasi Pupuk Organik Cair dan Pupuk TSP sebagai penyedia
unsur hara bagi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
dan mendapatkan interaksi POC dan pupuk TSP terbaik terhadap pertumbuhan
dan produksi tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.).
Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning selama 4 bulan dari Oktober - Januari 2025. Di
laksanakan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
faktorial, terdiri dari dua faktor yaitu B (POC Biogrow). Terdiri dari 3 taraf, dan
faktor P (Pupuk TSP) terdiri dari 3 taraf, dan ada 3 ulangan, Jumlah satuan
percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 9 tanaman dan 4 tanaman
sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27 x 9 = 243 tanaman.
Hasil penelitian yang telah di laksanakan bahwa interaksi POC Biogrow dan
pupuk TSP berpengaruh nyata pada semua parameter yaitu tinggi tanaman,
jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, berat polong per plot,
jumlah biji per polong dan bobot 100 butir dengan pemberian dosis POC Biogrow
30 ml/l/plot dan pupuk TSP 60 g/tanaman (B2P2).