Penelitian ini membahas tentang hubungan intertekstual antara Romeo dan Juliet
karya Shakespeare dan film adaptasinya, Rosaline yang berfokus pada bagaimana
pergantian sudut pandang mengubah interpretasi cerita. Observasi dan
dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data kedua karya. Data ini dianalisis
menggunakan teknik interaktif yang melingkupi reduksi data, data display, dan
kesimpulan. Menggunakan analisis kualitatif dari dialogue dan elemen visual,
penulis mengidentifikasikan obligatori dan intertextuality vertikal antar kedua
teks. Hasil analisis mengungkapkan bahwa Rosaline menggunakan menambah
dan mengubah berbagai elemen yang mengindikasi hypogram sembari
mengaplikasikan ―Telling to Showing‖ dan strategi adaptasi linguistik modern.
Pergeseran perspektif dari Romeo dan Juliet ke Rosaline secara mendasar
mengubah pesan tematik dari pengorbanan romantis yang diidealkan menjadi
realisme hubungan pragmatis, yang mencerminkan nilai-nilai kontemporer
tentang agensi perempuan dan kedewasaan emosional. Transformasi ini
menunjukkan bagaimana adaptasi dapat membentuk kembali pemahaman teks
kanonik melalui perspektif karakter yang terpinggirkan.