Tanaman kacang panjang (Vigna cylindrica L) salah satu jenis tanaman
hortikultura kacang panjang memiliki sumber vitamin C dan mineral. Produksi
tanaman kacang panjang di Pekanbaru belum optimal, banyak faktor yang
menyebabkan produksi kacang panjang rendah. Salah satunya merupakan tanah
Podzolik Merah Kuning yang mayoritas dimiliki oleh Pekanbaru. Tanah PMK
adalah jenis tanah yang sifat fisik, kimia, biologi yang kurang baik, sehingga
diperlukan penambahan zat amelioran seperti pupuk kandang. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis terbaik pada interaksi
pemberian pupuk kandang sapi dan zat pengatur tumbuh (ZPT) hantu terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang.
Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas
Lancang Kuning Jl. Yos sudarso Km 8 Rumbai dengan ketinggian 16 meter di
atas permukaan laut, serta tropografi datar dengan jenis tanah Podzolik Merah
Kuning (PMK). Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan, dimulai pada bulan
November sampai Desember 2022. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen
dengan menggunkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari
dua faktor yaitu P (Pupuk kandang sapi), terdiri dari 3 taraf, dan faktor Z (ZPT
Hantu) 3 ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri
dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman
adalah 27 x 4 =108 tanaman.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan interaksi pemberian
Pupuk Kandang Sapi dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Hantu terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang dapat disimpulkan bahwa
Interaksi pemberian Pupuk Kandang Sapi dan ZPT Hantu berpengaruh nyata
terhadap parameter umur berbunga, diameter batang, jumlah buah, dan panjang
buah. Sedangkan parameter berat buah berpengaruh tidak nyata. Interaksi
perlakuan yang terbaik yaitu P2Z2 dengan dosis Pupuk Kandang Sapi 6 kg/plot
dan Pemberian ZPT Hantu 4 ml/l.