Keterampilan proses sains merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran
biologi, namun masih tergolong rendah karena keterbatasan pelaksanaan
praktikum secara konvensional. Salah satu alternatif untuk mengatasi
permasalahan tersebut adalah penggunaan media virtual lab berbasis web.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media virtual lab
berbasis web terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada materi
jaringan tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan
desain nonequivalent kontrol group design. Subjek penelitian terdiri atas kelas
kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan
proses sains, lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta lembar
validasi media. Data dianalisis menggunakan uji t dan analisis N-Gain. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik pada kelas
eksperimen dan kelas kontrol berada pada kategori peningkatan sedang, meskipun
begitu rerata N-Gain kelas eksperimen (0,61) lebih tinggi dibandingkan kelas
kontrol (0,31). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media virtual lab
berbasis web lebih berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan proses sains
peserta didik dibandingkan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa media virtual lab berbasis web berpengaruh positif terhadap
peningkatan keterampilan proses sains peserta didik dibandingkan pembelajaran
konvensional.