Meningkatnya integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam
konteks akademik telah mengubah cara mahasiswa terlibat dalam aktivitas
menulis. Secara ideal, alat berbasis AI diharapkan dapat membantu mahasiswa
dalam menghasilkan ide, memperbaiki tata bahasa dan kosakata, serta
meningkatkan efisiensi dalam menulis. Namun demikian, persepsi mahasiswa
terhadap penggunaan alat tersebut dapat berbeda-beda, yang mencerminkan
adanya manfaat sekaligus potensi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan chatbot berbasis AI dalam
kegiatan menulis pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas
Lancang Kuning. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif
kuantitatif dengan melibatkan 122 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis
menggunakan statistik deskriptif, yaitu mean dan standar deviasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai grand mean sebesar 3,90 dengan standar deviasi sebesar
0,03, yang termasuk dalam kategori positif berdasarkan interpretasi interval mean
score. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya memiliki persepsi
yang baik dan mendukung terhadap penggunaan chatbot berbasis AI dalam
kegiatan menulis. Dengan kata lain, mahasiswa memandang chatbot berbasis AI
sebagai alat yang membantu proses menulis mereka, khususnya dalam
menghasilkan ide, meningkatkan ketepatan tata bahasa dan kosakata, serta
meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas menulis. Berdasarkan hasil
tersebut, dapat disimpulkan bahwa chatbot berbasis AI dipersepsikan secara positif
oleh mahasiswa dan dianggap dapat mendukung proses menulis apabila digunakan
secara tepat. Oleh karena itu, dosen disarankan untuk mengintegrasikan
penggunaan chatbot berbasis AI dalam pembelajaran menulis dengan tetap
membimbing mahasiswa agar dapat memanfaatkannya secara kritis dan
bertanggung jawab.