Lewati ke konten utama
THESIS

Repositori Institusi

Students’ Experiences In Using Gpt Ai For Intercultural Communicative Competence (Icc) Course At Universitas Lancang Kuning

Penerapan kecerdasan buatan berbasis GPT dalam pendidikan tinggi menimbulkan
perhatian terhadap bagaimana teknologi ini memengaruhi pembelajaran lintas
budaya mahasiswa, khususnya dalam pengembangan Intercultural Communicative
Competence (ICC). Meskipun penggunaan GPT-AI dalam pembelajaran bahasa
semakin meningkat, penelitian yang mengkaji pengalaman langsung mahasiswa
masih terbatas, terutama dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Oleh karena
itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam
menggunakan GPT-AI sebagai mitra pembelajaran pada mata kuliah Intercultural
Communicative Competence (ICC) di Universitas Lancang Kuning. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui
wawancara semi-terstruktur terhadap lima mahasiswa yang mengikuti mata kuliah
ICC. Analisis data dilakukan secara tematik berdasarkan enam tahapan yang
dikemukakan oleh Braun dan Clarke (2006), dengan landasan teori Intercultural
Communicative Competence dari Byram (1997; 2021) serta kerangka TechnologyEnhanced Learning dan Educational AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
mahasiswa memandang GPT-AI bukan sekadar sebagai alat teknologi, melainkan
sebagai mitra pembelajaran yang reflektif dan kolaboratif yang mendukung
pemahaman lintas budaya. Lima tema utama muncul, yaitu: pola penggunaan GPTAI dalam pembelajaran budaya, kenyamanan dan partisipasi positif, keterbukaan
dan empati terhadap keberagaman budaya, kemampuan berpikir kritis dan
kesadaran budaya digital, serta GPT-AI sebagai mitra pembelajaran kolaboratif. Di
antara kelima tema tersebut, tema yang paling dominan adalah GPT-AI sebagai
mitra pembelajaran kolaboratif, karena mahasiswa secara konsisten
menggambarkan GPT-AI sebagai rekan dialog yang membantu pengembangan ide,
refleksi lintas budaya, serta kemandirian belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa
GPT-AI berkontribusi dalam pengembangan ICC mahasiswa pada ranah kognitif,
emosional, dan reflektif melalui peningkatan empati, kesadaran budaya kritis, dan
otonomi belajar. Sebagai simpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan
GPT-AI dalam pembelajaran ICC berpotensi mentransformasi pendidikan lintas
budaya di pendidikan tinggi agar menjadi lebih reflektif, etis, dan berpusat pada
manusia, apabila digunakan secara kritis dan bertanggung jawab.

Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Informasi Detail
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2026-05-11T07:28:50Z
Akses Artikel