Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas anak tunagrahita
ringan dalam memberikan motif pada alas meja, yang ditunjukkan melalui
keterbatasan variasi bentuk, eksplorasi warna, dan inisiatif berkreasi dalam
pembelajaran keterampilan vokasional di SLB Negeri 033 Tembilahan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak
tunagrahita ringan dalam memberikan motif alas meja melalui ecoprint
menggunakan teknik pounding. Metode yang digunakan adalah eksperimen subjek
tunggal (Single Subject Research) dengan desain A-B-A, yang meliputi fase
baseline (A1), intervensi (B), dan baseline setelah intervensi (A2). Subjek
penelitian adalah satu orang siswa tunagrahita ringan kelas IX. Teknik
pengumpulan data menggunakan observasi dan tes perbuatan dengan instrumen
daftar ceklis, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis visual grafik dalam
dan antar kondisi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase kemampuan
kreativitas dari kondisi baseline awal ke fase intervensi, serta efek perlakuan yang
bertahan pada fase baseline kedua. Peningkatan terlihat pada aspek variasi motif,
keberanian mencoba, kerapian karya, dan inisiatif berkreasi. Kesimpulan penelitian
ini adalah bahwa teknik pounding dalam pembuatan ecoprint efektif meningkatkan
kreativitas anak tunagrahita ringan dalam memberi motif alas meja. Implikasi
penelitian ini menunjukkan bahwa teknik pounding dapat dijadikan alternatif
pembelajaran keterampilan vokasional yang sederhana, ramah lingkungan, dan
aplikatif dalam mengembangkan kecakapan hidup anak tunagrahita ringan.