Tanaman lengkuas (Alpinia purpurata K. Schum) termasuk dalam keluarga Zingiberaceae yang biasanya dipakai sebagai tambahan aroma dan cita rasa masakan. Permintaan lengkuas merah meningkat, hal ini disebabkan lengkuas merah banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional dan biofarmaka..Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan interaksi terbaik pemberian limbah padat kelapa sawit dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman lengkuas merah (Alpina purpurata). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor limbah padat pabrik kelapa sawit terdiri dari 3 taraf, dan faktor NPK yang terdiri dari 3 taraf dengan masing-masing 3 ulangan, sehingga jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 3 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruan tanaman adalah 27 x 3 = 81 tanaman.. Adapun taraf dari faktor-faktor adalah L0 : Tanpa pemberian limbah padat pabrik kelapa sawit, L1 : Pemberian 135 g/tanaman limbah padat pabrik kelapa sawit, L2 : pemberian 270g /tanaman limbah padat pabrik kelapa sawit, N0 : Tanpa pemberian NPK 15-15-15, N1 : Pemberian 4 g/tanaman NPK 15-15-15, N2 : Pemberian 8 g/tanaman NPK 15-15-15. Interaksi perlakuan L2N2 (pemberian limbah padat pabrik kelapa sawit 270 g/tanaman dan pupuk NPK 8 g/tanaman) menunjukkan hasil terbaik pada parameter parameter tinggi tanaman, jumlah anakan, berat basah rimpang, dan panjang rimpang.
Jurnal Agrotela; Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Agrotela
Penerbit: Universitas Lancang Kuning