Lewati ke konten utama
JOURNAL ARTICLE

Jurnal Institusi

https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Strategi Orang Tua dalam Mengelola Kesehatan Mental pada Anak Usia Dini

The rise in bullying cases in early childhood demands preventive measures through character building and mental health promotion. This study aims to analyze the role of parents in character development in children as a means of preventing bullying. The study used a qualitative approach with a phenomenological method at Assalam 1 Kindergarten in Bandar Lampung, with five parents as informants. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that children's character development occurs through moral knowledge, moral feelings, and moral actions. Moral understanding is formed through explanation, role modeling, and habituation; moral feelings through emotional closeness and positive reinforcement; and moral actions through consistent practice. Supporting factors include good emotional well-being, parental closeness, and consistent parenting, while barriers stem from emotional instability, egocentrism, and environmental inconsistencies. This study contributes to strengthening the concept of family-based character development as a bullying prevention strategy, with limitations on the number of informants and the research context. The implication is that an active role of parents and support from educational institutions are needed to strengthen character education from an early age.
Abstrak
Maraknya kasus bullying pada anak usia dini tuntutan upaya pencegahan melalui penguatan karakter dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam pembentukan karakter anak sebagai upaya mencegah perundungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi di TK Assalam 1 Bandar Lampung, dengan lima orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak berlangsung melalui pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral. Pemahaman moral terbentuk melalui penjelasan, keteladanan, dan pembiasaan; perasaan moral melalui kedekatan emosional dan penguatan positif; serta tindakan moral melalui latihan yang konsisten. Faktor pendukungnya meliputi kondisi emosional yang baik, kedekatan orang tua, dan konsistensi pengasuhan, sedangkan hambatan berasal dari ketidakstabilan emosi, egosentrisme, dan ketidakkonsistenan lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penguatan konsep pembentukan karakter berbasis keluarga sebagai pencegahan bullying, dengan pembatasan pada jumlah informan dan konteks penelitian. Implikasinya, diperlukan peran aktif orang tua dan dukungan lembaga pendidikan dalam penguatan karakter pendidikan sejak usia dini.

Informasi Detail
Journal
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini; Vol. 9 No. 02 (2026): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini; 109-129
Penerbit
Universitas Lancang Kuning
Tahun Terbit
Bahasa
eng
ISSN
-
License
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
Last Updated
2026-04-20T06:15:39Z
Info Journal

PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini; Vol. 9 No. 02 (2026): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini; 109-129

Penerbit: Universitas Lancang Kuning