Lewati ke konten utama
JOURNAL ARTICLE

Jurnal Institusi

Copyright (c) 2021 JURNAL TEKNIK

DURABILITAS BETON BERTULANG DI LINGKUNGAN TANAH GAMBUT DI KABUPATEN BENGKALIS

Paparan air gambut yang bersifat asam dapat mempengaruhi durabilitas beton khususnya degradasi permukaan beton serta korosi baja tulangan pada beton bertulang yang berdampak pada masa layan beton bertulang itu sendiri. Penggunaan semen  untuk konstruksi dalam  beberapa tahun belakangan ini telah  beralih dari tipe   Ordinary   Portland   Cement  (OPC)   menjadi  Portland   Composite  Cement  (PCC).  Hal   ini berdasarkan  kebijakan  industri  semen   untuk  mengkonversi sebagian  kandungan  semen   OPC menggunakan material pozzolanik. Oleh karena itu semen tipe PCC lebih mudah diperoleh di pasaran dan  telah  banyak  digunakan sektor  konstruksi. Pada  penelitian ini  dikaji Durabilitas beton bertulang di lingkungan tanah gambut.   Parameter  penelitian  adalah semen PCC dengan mutu beton f’c14,53 MPa (K-175);f’c20,75 MPa (K-250) dan f’c28 MPa (K-337,35) melalui proses curing menggunakan air normal dan umur beton  yang direndam di lingkungan air gambut. Beton PCC dengan mutu beton f’c14,53 MPa (K-175);f’c20,75 MPa (K-250) dan f’c28 MPa (K-337,35) digunakan sebagai  benda Uji,  kemudian benda  uji direndam di bak perendaman selama  28 hari  dan  diletakkan di daerah lingkungan gambut di Kelapa sari kabupaten Bengkalis hingga waktu pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan, kuat tarik dan Kuat Lentur setelah benda  uji direndam di Air gambut pada  umur 0, 28, 91, dan 120 hari.  Hasil  pengujian menunjukkan bahwa umumnya kuat tekan, Kuat Tarik dan Kuat Lentur Meningkat direndam di di lingkungan gambut hingga  umur 120 hari.

Informasi Detail
Journal
JURNAL TEKNIK; Vol. 15 No. 1 (2021): Edisi April 2021; 26-34
Penerbit
JURNAL TEKNIK UNILAK
Tahun Terbit
Bahasa
eng
ISSN
-
License
Copyright (c) 2021 JURNAL TEKNIK
Last Updated
2022-07-13T07:11:47Z
Info Journal

JURNAL TEKNIK; Vol. 15 No. 1 (2021): Edisi April 2021; 26-34

Penerbit: JURNAL TEKNIK UNILAK